Abdul Kadir Karding resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Perserikatan Baseball Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) untuk masa bakti 2026-2030 melalui pemilihan secara aklamasi. Karding Pimpin Perbasasi menjadi sorotan utama setelah proses pemilihan yang berlangsung di Tangerang pada Senin (31/8).

Usai terpilih, Karding menegaskan bahwa langkah pertama kepengurusannya akan difokuskan pada konsolidasi organisasi sebagai dasar untuk membangun ekosistem baseball dan softball yang lebih kuat di tingkat nasional. “Kalau kita tidak solid, kita tidak bisa apa-apa. Jadi kita harus solid dulu, kuat dulu. Setelah itu baru kita bisa membangun target-target prestasi,” ujar Karding.
Karding Pimpin Perbasasi: Agenda Awal Konsolidasi
Dalam pernyataannya, Karding menempatkan konsolidasi internal sebagai prioritas yang harus diselesaikan sebelum menyusun target-target prestasi jangka menengah dan panjang. Konsolidasi yang dimaksud mencakup penguatan struktur organisasi dan koordinasi antar tingkat manajemen sehingga arah kebijakan dapat berjalan seragam.
Penekanan pada kekuatan organisasi mencerminkan kebutuhan untuk membangun fondasi yang stabil, sehingga upaya pembinaan dan pengembangan cabang olahraga bisa dijalankan dengan lebih efektif. Menurut Karding, tanpa fondasi yang kuat, rencana peningkatan prestasi akan sulit terealisasi secara konsisten.
Fokus Pada Pembinaan dan Pembangunan Ekosistem
Karding juga menyebut pembinaan sebagai komponen kunci untuk mencapai tujuan jangka panjang PB Perbasasi. Pembinaan yang kuat di tingkat akar rumput dan pengembangan talenta menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem baseball dan softball yang berkelanjutan.
Ekosistem yang dimaksud mencakup berbagai elemen pendukung, mulai dari pembinaan atlet, pelatihan pelatih, hingga pembentukan jalur kompetisi yang memungkinkan talenta muda tumbuh dan bersaing. Karding menegaskan bahwa konsolidasi organisasi akan menjadi prasyarat untuk menyusun langkah-langkah pembinaan tersebut secara sistematis.
Target Prestasi: Langkah Bertahap Setelah Konsolidasi
Ketika berbicara tentang target prestasi, Karding menekankan pendekatan bertahap. Menurutnya, sasaran prestasi perlu dibangun di atas struktur organisasi yang solid sehingga pencapaian dapat berlangsung berkelanjutan, bukan hanya bersifat instan atau sementara.
Pendekatan bertahap itu dimaksudkan agar perencanaan prestasi mempertimbangkan kondisi riil pembinaan dan kesiapan ekosistem olahraga. Dengan demikian, program peningkatan kualitas atlet dan tim dapat dilaksanakan dengan landasan yang lebih kuat dan terukur.
Masa Bakti 2026-2030 dan Tantangan Ke Depan
Masa kepemimpinan Karding yang berlangsung pada periode 2026-2030 akan menghadapi tantangan yang berkaitan dengan pengembangan cabang olahraga baseball dan softball di Indonesia. Tantangan tersebut mencakup kebutuhan memperkuat jaringan pembinaan di berbagai daerah serta memastikan keberlanjutan program pengembangan atlet.
Karding menyadari bahwa transformasi organisasi dan penguatan pembinaan tidak dapat terjadi secara instan. Oleh sebab itu, penekanan pada konsolidasi organisasi dipandang sebagai langkah strategis untuk menyiapkan kondisi yang memungkinkan perubahan lebih luas dan terukur.
Harapan untuk Perkembangan Baseball dan Softball Nasional
Terpilihnya Karding sebagai Ketua Umum PB Perbasasi diharapkan membuka babak baru bagi upaya pembinaan dan peningkatan prestasi di cabang baseball dan softball. Dengan menempatkan konsolidasi organisasi sebagai prioritas, Karding berharap ekosistem olahraga ini dapat berkembang lebih sehat dan mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.
Pernyataan Karding yang menegaskan pentingnya soliditas organisasi menunjukkan komitmen awal untuk menata kembali fondasi internal sebelum melangkah ke target-target prestasi. Langkah-langkah konkret yang akan diambil akan ditentukan setelah konsolidasi berjalan, sesuai dengan prioritas yang telah disampaikan.
