Megawide mengajukan proposal pembangunan Terminal Terpadu Quezon senilai ₱3,5 miliar yang direncanakan berdiri di lahan milik GSIS seluas tiga hektare di persimpangan Elliptical Road dan Commonwealth Avenue. Perusahaan mengajukan usulan tanpa permintaan resmi kepada pemerintah untuk mendesain, membangun, dan mengoperasikan fasilitas yang bisa menyaingi ukuran pusat transportasi terintegrasi lain di Metro Manila.

Menurut catatan lembaga pengelola kemitraan publik-swasta, anak usaha Megawide telah mengajukan proposal yang dinyatakan memenuhi ketentuan Pasal 10 PPP Code dan mendapat rekomendasi lanjut untuk evaluasi. Jika disetujui GSIS, proyek ini akan memasuki proses tantangan komparatif yang memberi kesempatan kepada pihak lain untuk mengajukan penawaran bersaing.
Terminal Terpadu Quezon: lokasi dan skala
Rencana terminal akan ditempatkan di sudut Elliptical Road dan Commonwealth Avenue, sebuah lokasi strategis di Quezon City. Lahan seluas tiga hektare milik GSIS dipilih sebagai lokasi utama proyek, yang diperkirakan bisa menyaingi atau bahkan melebihi luas terminal terpadu yang sudah ada di selatan Metro Manila.
Perancangan fasilitas memperhitungkan layanan bagi berbagai moda transportasi publik yang melayani rute ke dan dari bagian utara ibu kota serta provinsi tetangga seperti Rizal dan Bulacan. Selain area pergerakan penumpang, perencanaan juga meliputi ruang kantor yang disiapkan khusus untuk instansi pemerintah dengan luas area sewa mencapai hampir 25.000 meter persegi.
Skema pembiayaan dan mekanisme operasi
Megawide Terminals Inc. berencana melaksanakan proyek dengan skema hibrida build-operate-transfer (BOT) dan build-lease-transfer (BLT). Dalam skema ini, perusahaan akan merancang dan membangun terminal, lalu mengoperasikan atau menyewakannya selama masa konsesi tertentu sebelum menyerahkan kembali ke pemerintah.
Jika GSIS memberikan persetujuan atas usulan tersebut, Megawide dapat dikukuhkan sebagai original proponent status (OPS). Status ini memberi hak bagi pemegang OPS untuk ikut serta dalam mekanisme Swiss challenge, yakni kesempatan untuk menandingi penawaran terbaik yang diajukan pihak swasta lain dalam proses komparatif.
Peran dalam jaringan transportasi dan keterkaitan dengan MRT-7
Terminal yang diusulkan diposisikan untuk melengkapi jaringan transportasi yang sedang berkembang di Metro Manila. Lokasinya cukup dekat dengan stasiun MRT-7, khususnya di sekitar Quezon Memorial Circle dan University Avenue, sehingga mendukung integrasi moda rel dan darat untuk rute-rute menuju kawasan utara dan sekitarnya.
Pembangunan terminal diharapkan mampu melayani volume penumpang signifikan sejak awal operasi. Lembaga pengelola menyebut estimasi awal kapasitas penumpang mencapai 58.000 pada saat operasional perdana, angka yang menunjukkan potensi tinggi fasilitas ini dalam mengalirkan mobilitas komuter dan penumpang antarkota.
Jejak Megawide dalam pengelolaan landport
Jika terwujud, fasilitas ini akan menjadi terminal PPP keempat yang dikelola Megawide. Perusahaan sudah mengelola terminal terintegrasi lain di selatan Metro Manila yang dikenal sebagai landport pertama di negara ini, dengan koneksi puluhan rute dalam kota dan provinsi.
Salah satu unit Megawide mengoperasikan terminal tersebut yang, sejak dibuka, mencatat jumlah penumpang mencapai ratusan juta hingga per akhir Juni dan rata-rata harian yang mencapai puluhan ribu. Selain itu, perusahaan juga sedang mengembangkan terminal terintegrasi lain di Baguio City dan di wilayah selatan Luzon.
Proses evaluasi dan langkah berikutnya
Setelah rekomendasi awal dari lembaga PPP, GSIS sebagai instansi pelaksana telah melanjutkan usulan ke tahap evaluasi terperinci. Tahap ini akan menilai aspek teknis, keuangan, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku sebelum keputusan akhir mengenai pemberian status OPS atau langkah lanjut lainnya.
Proses persetujuan selanjutnya diperkirakan akan melibatkan penilaian komparatif jika ada penawaran lain yang muncul. Apabila Megawide mempertahankan status proponen awal, perusahaan berhak menyesuaikan penawarannya dalam rangka Swiss challenge untuk memenangkan proyek.
Pembangunan Terminal Terpadu Quezon dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi moda transportasi di Metro Manila, khususnya untuk meningkatkan konektivitas wilayah utara ibu kota dengan rute antarkota dan layanan publik lainnya. Keputusan GSIS dan hasil evaluasi teknis akan menentukan langkah lanjutan proyek ini.
